Jumat, 12 Juni 2015

pernahkah engkau peduli padaku ayah???
bertanya bagaimana perasaanku??terbelenggu dalam ikatan darah denganmu namun tak terakui
sendiri memeluk nestapaku justru ketika kau bahagia
menangis dalam sepi ketika kau tertawa bersama dia

Ayah aku juga anakmu
Aku juga putrimu
mengapa tak kau biarkan aku juga merasakan kasih sayangmu??
mengapa kau biarkan aku tumbuh sendiri tanpa dampinganmu?

Ayah takdir bukan milikku
andai takdir adalh milikku
aku takkan bersedia terlahir dari benihmu dan menerima semua kebencianmu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar