Jumat, 16 Oktober 2015
Kamis, 15 Oktober 2015
catatan hati: CINTA kamu bilang?? Setelah memintaku pergi dan ti...
catatan hati: CINTA kamu bilang??
Setelah memintaku pergi dan ti...: CINTA kamu bilang?? Setelah memintaku pergi dan tinggalkan aku sendiri.. kau pikir semudah kau mengatakan CINTA untuk memintaku kembali???...
Setelah memintaku pergi dan ti...: CINTA kamu bilang?? Setelah memintaku pergi dan tinggalkan aku sendiri.. kau pikir semudah kau mengatakan CINTA untuk memintaku kembali???...
Jumat, 12 Juni 2015
pernahkah engkau peduli padaku ayah???
bertanya bagaimana perasaanku??terbelenggu dalam ikatan darah denganmu namun tak terakui
sendiri memeluk nestapaku justru ketika kau bahagia
menangis dalam sepi ketika kau tertawa bersama dia
Ayah aku juga anakmu
Aku juga putrimu
mengapa tak kau biarkan aku juga merasakan kasih sayangmu??
mengapa kau biarkan aku tumbuh sendiri tanpa dampinganmu?
Ayah takdir bukan milikku
andai takdir adalh milikku
aku takkan bersedia terlahir dari benihmu dan menerima semua kebencianmu
bertanya bagaimana perasaanku??terbelenggu dalam ikatan darah denganmu namun tak terakui
sendiri memeluk nestapaku justru ketika kau bahagia
menangis dalam sepi ketika kau tertawa bersama dia
Ayah aku juga anakmu
Aku juga putrimu
mengapa tak kau biarkan aku juga merasakan kasih sayangmu??
mengapa kau biarkan aku tumbuh sendiri tanpa dampinganmu?
Ayah takdir bukan milikku
andai takdir adalh milikku
aku takkan bersedia terlahir dari benihmu dan menerima semua kebencianmu
Rabu, 08 April 2015
Sekeping hati yang penuh luka
Serpihanya yang tak lagi ber asa
Bait-bait hari yang tercipta kian buatku tersiksa
Aku sendiri dalam kehampaan jiwa
Pernah kucoba berdiri menggapai angan hendak berpegang
Tertatih ku bertahan meski pada akhirnya aku lunglai jatuh tersungkur dan tak sanggup bertahan
Aku lemah aku tak berdaya akankah ada asa yang kembali sanggup kucipta?
Nyatanya hanya selembar kertas yang tetap setia saat aku tak lagi memiliki segalanya
Aku sendiri benar-benar sendiri saat ini hanya berteman malam berkabut sepi
Hingga tiba saatnya nanti saat dimana malam juga akan pergi
Tinggalkan aku disini sendiri sekali lagi
Serpihanya yang tak lagi ber asa
Bait-bait hari yang tercipta kian buatku tersiksa
Aku sendiri dalam kehampaan jiwa
Pernah kucoba berdiri menggapai angan hendak berpegang
Tertatih ku bertahan meski pada akhirnya aku lunglai jatuh tersungkur dan tak sanggup bertahan
Aku lemah aku tak berdaya akankah ada asa yang kembali sanggup kucipta?
Nyatanya hanya selembar kertas yang tetap setia saat aku tak lagi memiliki segalanya
Aku sendiri benar-benar sendiri saat ini hanya berteman malam berkabut sepi
Hingga tiba saatnya nanti saat dimana malam juga akan pergi
Tinggalkan aku disini sendiri sekali lagi
Asaku yang tak lagi bermakna.Asaku yang tak lagi berguna.Asaku yang tak lagi penuh warna.Asaku yang tak lagi ada
Aku hanyalah seonggok sampah bernyawa.Apakah aku berharga?????????
Aku yang pernah berharap padanya.Dia yang pernah menghadirkan tawa.Dia yang pemah datang menawarkan perban untuk membalut luka.Dia yang pernah berkata "Aku disii untukmu".
Hingga akhirnya rahasia itu terbuka.Aku terluka berkali-kali lipat dari yang pernah ada.
Kau begitu tega menabur butir-butir garam diatas serpihan hatiku yang penuh luka.
Pernah kah kau pikirkan rasaku sedetik saja??
Kau tenggelamkan aku dalam lautan cintamu tapi tak pernah sekali saja kau mencoba menggangkatku dari dasarnya
Aku hanyalah seonggok sampah bernyawa.Apakah aku berharga?????????
Aku yang pernah berharap padanya.Dia yang pernah menghadirkan tawa.Dia yang pemah datang menawarkan perban untuk membalut luka.Dia yang pernah berkata "Aku disii untukmu".
Hingga akhirnya rahasia itu terbuka.Aku terluka berkali-kali lipat dari yang pernah ada.
Kau begitu tega menabur butir-butir garam diatas serpihan hatiku yang penuh luka.
Pernah kah kau pikirkan rasaku sedetik saja??
Kau tenggelamkan aku dalam lautan cintamu tapi tak pernah sekali saja kau mencoba menggangkatku dari dasarnya
Senin, 30 Maret 2015
Hatiku tertaut dalam sebuah khayalan
Menggengam asa tak ubahnya menggenggam air di tangan
Betapapun au ingin memelukmu aku tak akan pernah bisa karena kau hanya ilusiku semata
Apakah kau pernah menyadari keberadaanku???
Ah ku rasa tidak pernah aku tak ubahnya setitik debu yang tak berharga
Meski aku ada didekatmu,meski aku selalu ada disekitarmu kau tak akan pernah menyadarinya
Bahkan nkisahku lebih menyedihkan dari pungguk yang merindukan bulan
Mencintaimu meski menghabiskan seluruh waktuku takkan mengubah kenyataan bahwa aku hanya itik buruk rupa yang mengagumi pangeran
Aku tak pernah menyangka dari sekian bayak cara untuk mencinta aku harus puas menjadi pencinta rahasia
Menggengam asa tak ubahnya menggenggam air di tangan
Betapapun au ingin memelukmu aku tak akan pernah bisa karena kau hanya ilusiku semata
Apakah kau pernah menyadari keberadaanku???
Ah ku rasa tidak pernah aku tak ubahnya setitik debu yang tak berharga
Meski aku ada didekatmu,meski aku selalu ada disekitarmu kau tak akan pernah menyadarinya
Bahkan nkisahku lebih menyedihkan dari pungguk yang merindukan bulan
Mencintaimu meski menghabiskan seluruh waktuku takkan mengubah kenyataan bahwa aku hanya itik buruk rupa yang mengagumi pangeran
Aku tak pernah menyangka dari sekian bayak cara untuk mencinta aku harus puas menjadi pencinta rahasia
Jumat, 27 Maret 2015
Aku tak pernah mengerti,tentang semua ini tentang hidupku yang begitu rumit,tentang bahagia yang tak pernah kugenggam tentang kehangatan keluarga yang tak pernah kurasakan,tentang dekapan bunda yang menenangkan tentang kasih sayang seorang ayah yang melegakan,tak pernah tak pernah sekalipun kau merasaknya
Betapa hidup begitu sulit kurasakan betapa hidupku begitu menyedihkan.Seseorang siapapun disana sekali saja dekap aku tenangkan aku dipelukanmu,sekali saja aku ingin melepas kepalsuan yang menutupi diriku sekali saja aku ingin memperlihatkan kepada dunia betapa aku lelah betapa aku sangat menyedihkan betapa aku ingin menangis.
Aku tak setegar itu aku tak setangguh itu aku tak sekuat itu meski aku tak pernah menangis tapi bukan berarti aku baik-baik saja tapi sebaliknya aku justru tidak baik-baik saja.
Betapa hidup begitu sulit kurasakan betapa hidupku begitu menyedihkan.Seseorang siapapun disana sekali saja dekap aku tenangkan aku dipelukanmu,sekali saja aku ingin melepas kepalsuan yang menutupi diriku sekali saja aku ingin memperlihatkan kepada dunia betapa aku lelah betapa aku sangat menyedihkan betapa aku ingin menangis.
Aku tak setegar itu aku tak setangguh itu aku tak sekuat itu meski aku tak pernah menangis tapi bukan berarti aku baik-baik saja tapi sebaliknya aku justru tidak baik-baik saja.
Selasa, 24 Maret 2015
Bertahun-tahun hatiku terkunci dari rasa sakit tak seorangpun pernah meihat kristal bening luruh dari mataku
Bertahun-tahun tembok yang ku bangun begitu kokoh hingga tak satupun orang pernah menembusnya
Aku pernah mati sekali,mati karena rasa sakit hingga tak sekalipun aku mampu menangis meskipun aku ingin melakukanya
Dulu
Dulu sekali aku pernah merasakan luka yang sangat dalam lebih tepatnya bukan pernah tapi masih seolah rasa sakit seperti makanan untukku hingga hatiku sampai dibatasnya dibatas dimana ia mati dan tak sanggup merasakan apapun lagi
Hingga setiap kali aku tersakiti aku hanya mampu tertawa,menertawakan diriku yang menyedihkan,miris memang.
Hari itu aku masih ingat hari dimana aku bertemu kamu,aku fikir tak akan pernah ada satu orangpun yang akan menyadari batapa aku rapuh,tapi ternyata kamu mampu menembus dinding kokoh yang kubangun kamu mampu menembus mataku dan melihat luka itu
Untuk yang pertama kalinya setelah bertahun-tahun akhirnya aku menagis dipelukanmu menumpahkn semua sesak dihatiku
Aku bahagia bersamamu,berada ddisampingmu membuatku kembali menemukan dunia ku yang pernah hilang.
Bertahun-tahun tembok yang ku bangun begitu kokoh hingga tak satupun orang pernah menembusnya
Aku pernah mati sekali,mati karena rasa sakit hingga tak sekalipun aku mampu menangis meskipun aku ingin melakukanya
Dulu
Dulu sekali aku pernah merasakan luka yang sangat dalam lebih tepatnya bukan pernah tapi masih seolah rasa sakit seperti makanan untukku hingga hatiku sampai dibatasnya dibatas dimana ia mati dan tak sanggup merasakan apapun lagi
Hingga setiap kali aku tersakiti aku hanya mampu tertawa,menertawakan diriku yang menyedihkan,miris memang.
Hari itu aku masih ingat hari dimana aku bertemu kamu,aku fikir tak akan pernah ada satu orangpun yang akan menyadari batapa aku rapuh,tapi ternyata kamu mampu menembus dinding kokoh yang kubangun kamu mampu menembus mataku dan melihat luka itu
Untuk yang pertama kalinya setelah bertahun-tahun akhirnya aku menagis dipelukanmu menumpahkn semua sesak dihatiku
Aku bahagia bersamamu,berada ddisampingmu membuatku kembali menemukan dunia ku yang pernah hilang.
Jumat, 20 Maret 2015
TENTANG DIA
Ini tentang Dia seseorang yang sangat sempurna.Tentang Dia yang tak pernah terpikirkan olehku sebelumya.Tentang dia yang untuk mengkhayalkanya saja aku tak berdaya.
Mencintainya seperti menaruh harapan diujung langit mustahil.Dia seperti pelangi terlihat dekat namun kenyataanya dia sangatlah jauh.
Dia layaknyya simponi sang angin aku bisa mendengarnya tapi aku tak bisa menggenggamnya.Aku hanya bis apuas dengan melihat nya.
Dari sekian banyak cara untuk mengungkapkan cinta aku tak pernah menyangka aku akan berada ditempat dimana aku harus terlihat bodoh yaitu hanya bisa mencintainya diam-diam
Mencintainya seperti menaruh harapan diujung langit mustahil.Dia seperti pelangi terlihat dekat namun kenyataanya dia sangatlah jauh.
Dia layaknyya simponi sang angin aku bisa mendengarnya tapi aku tak bisa menggenggamnya.Aku hanya bis apuas dengan melihat nya.
Dari sekian banyak cara untuk mengungkapkan cinta aku tak pernah menyangka aku akan berada ditempat dimana aku harus terlihat bodoh yaitu hanya bisa mencintainya diam-diam
Selasa, 17 Maret 2015
SUDAHKAH INI USAI??
Sendiri
Aku berdiam dikesendirian,ditemani cadasnya nada kesunyian.Dalam symponi sang angin yang merdu menghanyutkan anganku tentangmu yang entah kini ada dimana??
Ada yang salah??harusnya kau mengatakanya bukan malah meninggalkanku tanpa seucap kata
Bersama bait-bait hari yang kian tercipta aku menunggumu,bukan untuk kembali kepadaku tapi untuk kutanyakan padamu haruskah aku menunggumu atau sudahkah ini usai??
Katakan sesuatu padaku apapun itu aku akan mendengarnya.aku akna menerimanya,aku hanya ingin melangkah tanpa bayang-bayangmu.
Aku berdiam dikesendirian,ditemani cadasnya nada kesunyian.Dalam symponi sang angin yang merdu menghanyutkan anganku tentangmu yang entah kini ada dimana??
Ada yang salah??harusnya kau mengatakanya bukan malah meninggalkanku tanpa seucap kata
Bersama bait-bait hari yang kian tercipta aku menunggumu,bukan untuk kembali kepadaku tapi untuk kutanyakan padamu haruskah aku menunggumu atau sudahkah ini usai??
Katakan sesuatu padaku apapun itu aku akan mendengarnya.aku akna menerimanya,aku hanya ingin melangkah tanpa bayang-bayangmu.
Diujung Pena
Yang pernah ada yang pernah tercipta sebuah kisah diujung pena.
Aku bersyukur sempat menulisnya,mengabadikanya lewat rangkaian kata.
Hingga ketika rindu melanda,cukup aku membacanya aku seolah berada dimasa dimana kisah ini masih milik kita
Sebuah cerita yang pernah ada yang pernah menjadi milik kita sebuah cerita diujung pena
Tentang kamu tentang parasmu tentang tawamu semua hal tentang kamu
Aku seolah melihat kamu hanya dengan membacanya,membaca rangkain kata disudut kertas yg kupunya
Sebuah kisah tentang bagaimana aku bahagia,kisah yang pernah kita punya,bahagia yang pernah kita cipta meski kini hanya ada diujung pena
Aku bersyukur sempat menulisnya,mengabadikanya lewat rangkaian kata.
Hingga ketika rindu melanda,cukup aku membacanya aku seolah berada dimasa dimana kisah ini masih milik kita
Sebuah cerita yang pernah ada yang pernah menjadi milik kita sebuah cerita diujung pena
Tentang kamu tentang parasmu tentang tawamu semua hal tentang kamu
Aku seolah melihat kamu hanya dengan membacanya,membaca rangkain kata disudut kertas yg kupunya
Sebuah kisah tentang bagaimana aku bahagia,kisah yang pernah kita punya,bahagia yang pernah kita cipta meski kini hanya ada diujung pena
Sesalku
Ya aku tahu aku yang telah menghancurkanya.aku yang telah membuat kisah kita tak lagi bermakna.Ya aku salah aku yang payah,disini aku lah yang telah goyah
Aku tahu "Aku minta maaf" tak akan cukup untuk mengobati luka dihatimu,"Aku menyesal"pun tak akan bisa menyatukan kepingan-kepingan kisah kita yang telah ku hancurkan.
Betapa bodohnya aku,merobohkan atap yang kau bangun untukku hingga aku basah karenanya.
kini aku hanya bisa menatap punggungmu yang menjauh dengan tubuhku yang kuyup
Aku menyesal telah melepaskan genggaman tanganmu
Aku menyesal telah mengabaikan tanganmu yang terulur untukku,hingga aku baru menyadari betapa kau sangat berharga saat hatiku tersayat perih melihat ada tangan lain yang menyambut uluran tanganmu dan menggenggamnya.
Taangan itu telah membawamu pergi mnjauh dariku
Sesalku tak lagi bermakna.kau telah bahagia dengannya
Aku tahu "Aku minta maaf" tak akan cukup untuk mengobati luka dihatimu,"Aku menyesal"pun tak akan bisa menyatukan kepingan-kepingan kisah kita yang telah ku hancurkan.
Betapa bodohnya aku,merobohkan atap yang kau bangun untukku hingga aku basah karenanya.
kini aku hanya bisa menatap punggungmu yang menjauh dengan tubuhku yang kuyup
Aku menyesal telah melepaskan genggaman tanganmu
Aku menyesal telah mengabaikan tanganmu yang terulur untukku,hingga aku baru menyadari betapa kau sangat berharga saat hatiku tersayat perih melihat ada tangan lain yang menyambut uluran tanganmu dan menggenggamnya.
Taangan itu telah membawamu pergi mnjauh dariku
Sesalku tak lagi bermakna.kau telah bahagia dengannya
Senin, 16 Maret 2015
BUKAN PERTANDA LUKA
Aku pernah menangis dulu saat kota masih belantaran rimba.
Sekarang aku tak lagi menangis,bukan bukan karena aku sudah bahagia
Tapi karena airmata tak lagi cukup untuk lukiskan betapa aku sakit dan terluka
Sekarang aku tak lagi menangis,bukan bukan karena aku sudah bahagia
Tapi karena airmata tak lagi cukup untuk lukiskan betapa aku sakit dan terluka
AKU ANAKMU AYAH
Pernahkah aku mengatakanya??aku mencintaimu ayah.aku menyayangimu.meski telah ribuan luka yang kautorehkan dihatiku.Meski perih disekujur tubuhku karena ulahmu tapi aku sangat mencintaimu dan akan selalu begitu.
Ini aku ayah putri kecilmu gadis cantikmu,tidakkah kau iba kepadaku ayah??mungkin aku tak sempurna.tidak istimewa tapi jika kau betanya soal cinta aku berani bersumpah ayah hanya cintaku yang luar biasa.
betapapun kau membenciku ayah,aku tak akan pernah sanggup membencimu.Meski kau lemparka aku ke bara api darah ku kan terus meneriakkan cinta untukmu.Apa salahku ayah??apakah menjadi anakmu adalah sebuah kesalahan??jika ya lalu dimana letak kesalahanku ayah??aku tak pernah meminta terlahir sebagai anakmu.
aku terbentuk dari darahmu ayah.seklaipun kau menepisnya aku tetap anakmu dan akan selalu begitu
Ini aku ayah putri kecilmu gadis cantikmu,tidakkah kau iba kepadaku ayah??mungkin aku tak sempurna.tidak istimewa tapi jika kau betanya soal cinta aku berani bersumpah ayah hanya cintaku yang luar biasa.
betapapun kau membenciku ayah,aku tak akan pernah sanggup membencimu.Meski kau lemparka aku ke bara api darah ku kan terus meneriakkan cinta untukmu.Apa salahku ayah??apakah menjadi anakmu adalah sebuah kesalahan??jika ya lalu dimana letak kesalahanku ayah??aku tak pernah meminta terlahir sebagai anakmu.
aku terbentuk dari darahmu ayah.seklaipun kau menepisnya aku tetap anakmu dan akan selalu begitu
SALAHKU APA?
Aku terpenjara dalam lingkaran masa lalu,
Terkungkung dalam dendam yang tak pernah kumengerti
Salahkah aku bertanya tentang takdirku???
Aku ada didalam lingkaran dimana aku tak pernah ingin ada didalmnya
Tapi mengapa aku menjadi objek penderita??
Aku bahkan belum ada ketika mereka mengukir kisah,lalu salahku dimana??
Aku hanya ingin merasakan hangatnya dekapan mu bunda tidakkah kau iba?
Aku hanya ingin merasakan belaian tangan kokohmu ayah,tidakkah kau mengkhawatirkan aku??
Aku sakit dan terluka setiap kali aku mengingatmu
Hatiku sesak dan aku tertekan aku selalu dihantui ketakutan akankah aku mengalami apa yang kalian alami
Hancur karena bahtera yang kalian bangun sendiri
Terkungkung dalam dendam yang tak pernah kumengerti
Salahkah aku bertanya tentang takdirku???
Aku ada didalam lingkaran dimana aku tak pernah ingin ada didalmnya
Tapi mengapa aku menjadi objek penderita??
Aku bahkan belum ada ketika mereka mengukir kisah,lalu salahku dimana??
Aku hanya ingin merasakan hangatnya dekapan mu bunda tidakkah kau iba?
Aku hanya ingin merasakan belaian tangan kokohmu ayah,tidakkah kau mengkhawatirkan aku??
Aku sakit dan terluka setiap kali aku mengingatmu
Hatiku sesak dan aku tertekan aku selalu dihantui ketakutan akankah aku mengalami apa yang kalian alami
Hancur karena bahtera yang kalian bangun sendiri
CUKUP SAMPAI DISINI
Ada yang terasa hampa
Saat menit demi menit terlewati
Hari demi hari terganti
Namun kau tak ada disini
Dibawah sang mega
Kumasih setia menghitung mimpi dibalik senja
Hingga waktu demi waktu terus terlewati
Aku menua bersama mimpi
Tak pernah kusadari saat waktu bergulir
Pelangi dan senja beranjak pergi
Aku masih disini berdiri bersama sepi
Menggenggam asa berharap kau kembali
Dipenghujung hari
Saat nafas ini telah terhenti
Aku tak lagi ingin ada disini
Aku ingin pergi meninggalkan kisah ini cukup sampai disini
Saat menit demi menit terlewati
Hari demi hari terganti
Namun kau tak ada disini
Dibawah sang mega
Kumasih setia menghitung mimpi dibalik senja
Hingga waktu demi waktu terus terlewati
Aku menua bersama mimpi
Tak pernah kusadari saat waktu bergulir
Pelangi dan senja beranjak pergi
Aku masih disini berdiri bersama sepi
Menggenggam asa berharap kau kembali
Dipenghujung hari
Saat nafas ini telah terhenti
Aku tak lagi ingin ada disini
Aku ingin pergi meninggalkan kisah ini cukup sampai disini
MY LITTLE ANGEL
Izinkan aku membagi kisahku tentangnya
Tentang dia malaikat kecil tanpa sayap yang TUHAN titipkan untuku
Tatapan matanya,suaranya wajah polosnya selalu sanggup menggetarkan hatiku
Dia anugrah terindah
Dia aliran air dipadang gersang
Dia hujan dimusim kemarau
Melegakan aku saat kekeringan
Meski dia hadir karena sebuah kesalahan
Tapi karena hadirnya aku kembali
Hadirnya membuat aku mengerti
Untuk bahagia terkadang jatuh itu biasa
Dia malaikat kecilku
bahagiaku.sempurnaku
Tentang dia malaikat kecil tanpa sayap yang TUHAN titipkan untuku
Tatapan matanya,suaranya wajah polosnya selalu sanggup menggetarkan hatiku
Dia anugrah terindah
Dia aliran air dipadang gersang
Dia hujan dimusim kemarau
Melegakan aku saat kekeringan
Meski dia hadir karena sebuah kesalahan
Tapi karena hadirnya aku kembali
Hadirnya membuat aku mengerti
Untuk bahagia terkadang jatuh itu biasa
Dia malaikat kecilku
bahagiaku.sempurnaku
TERIKAT TAPI TERPUTUS
Dalam malam berkabut bisu,pekatnya menusuk kalbu
Ketika asaku terbelenggu bersama cerita masa lalu,adakah kau mengingatku??ataukah hanya aku yang diam terpaku dan tak pernah berlalu
Bersama untaian aksara cinta yang pernah ada antara kita aku merindu,meski kini hanya sebuah cerita bak fatamorgana yang bisa saja tak pernah kau anggap ada
Tapi aku tak pernah beranjak meski hanya seinci,aku masih disini menunggumu
Meski sang bayu telah membawa kisah kita pergi jauh bersamamu yang tak lagi pernah peduli padaku
Bodoh,ya aku bodoh
Menunggumu yang telah pergi bersama angin,sedangkan aku hanya diam terpaku bersama tanah yang tak pernah tahu bagaimana caranya melangkah
Kau mengungkungku dalam belenggu dalam lingkaran gelap tak berujung
Beginikah cinta yang dulu kau janjikan untukku?
Telah sekian lama berlalu
Aku masih teikat dalam dilema masa lalu yang tak kunjung terlepas dariku
Hanya aku dan bayanganmu
AKU TERIKAT DALAM IKATAN YANG TERPUTUS
Aku masih teikat dalam dilema masa lalu yang tak kunjung terlepas dariku
Hanya aku dan bayanganmu
AKU TERIKAT DALAM IKATAN YANG TERPUTUS
Rabu, 11 Maret 2015
GORESAN HATI YANG TERLUKA
Bagaikan nestapa tak berujung
Hidup ini bulir-bulir luka tak bertepi
Caramu telah menorehkan ribuan luka dihatiku
Memahitkan serpihan hatiku yang telah hancur
Aku tak lagi mampu merekatkan kepingan-kepingan hati yang telah terluka ini
Begitu banyak rasa sakit yang telah tertoreh dihatiku hingga untuk tertawa dan menangispun aku tak lagi tahu bagaimana caranya
Adakah mentari kembali bersinar untukku??
Bila hanya untuk melihat cahayanya aku tak lagi sanggup
Akankah pelangi kan hadir dihidupku??
bila untuk membedakanya dengan awanpun aku tak lagi bisa
Inikah hidupku dilautan luka bersimbah darah tak bertepi
Inginku pejamkan mata selamnya
Menutup lembaran luka yang kian hari kian bernanah
tak lagi ku sanggup meniti hari dijalanan setapak penuh duri
Hidup ini bulir-bulir luka tak bertepi
Caramu telah menorehkan ribuan luka dihatiku
Memahitkan serpihan hatiku yang telah hancur
Aku tak lagi mampu merekatkan kepingan-kepingan hati yang telah terluka ini
Begitu banyak rasa sakit yang telah tertoreh dihatiku hingga untuk tertawa dan menangispun aku tak lagi tahu bagaimana caranya
Adakah mentari kembali bersinar untukku??
Bila hanya untuk melihat cahayanya aku tak lagi sanggup
Akankah pelangi kan hadir dihidupku??
bila untuk membedakanya dengan awanpun aku tak lagi bisa
Inikah hidupku dilautan luka bersimbah darah tak bertepi
Inginku pejamkan mata selamnya
Menutup lembaran luka yang kian hari kian bernanah
tak lagi ku sanggup meniti hari dijalanan setapak penuh duri
RINDU UNTUK BUNDA
Kau tahu bunda
Setiuap saat didalam setiap peluh yang kuteteskan ada rindu yang kutitip untukmu
Dalam diamku dalam senyum dan tawaku bahkan dalam tangisku sekalipun hanya kau bunda yang kupikirkan
Aku tak bisa memberimu gelar
Aku tak bisa memberimu harta kekayaan
Tapi sadarkah engkau bunda aku selalu berusaha meletakkan tanganku diatas tanganmu
Bahkan dalam keadaan tersulitku sekalipun
Tahukah engkau bunda
Aku sakit bunda,perih dihatiku ini tak terlukis oleh kata-kata
Trasa sangat menyiksaku saat ku tahu kau begitu dekat denganku tapi hatimu tak tersentuh
Salahkah aku jika aku merindukan hangatnya dekapanmu??
Sekali saja bunda
Hanya sekali izinkan aku melihat senyum mu itu
Biarkan aku damai dalam tidur panjangku
Setiuap saat didalam setiap peluh yang kuteteskan ada rindu yang kutitip untukmu
Dalam diamku dalam senyum dan tawaku bahkan dalam tangisku sekalipun hanya kau bunda yang kupikirkan
Aku tak bisa memberimu gelar
Aku tak bisa memberimu harta kekayaan
Tapi sadarkah engkau bunda aku selalu berusaha meletakkan tanganku diatas tanganmu
Bahkan dalam keadaan tersulitku sekalipun
Tahukah engkau bunda
Aku sakit bunda,perih dihatiku ini tak terlukis oleh kata-kata
Trasa sangat menyiksaku saat ku tahu kau begitu dekat denganku tapi hatimu tak tersentuh
Salahkah aku jika aku merindukan hangatnya dekapanmu??
Sekali saja bunda
Hanya sekali izinkan aku melihat senyum mu itu
Biarkan aku damai dalam tidur panjangku
Kamis, 05 Maret 2015
LINGKARAN GELAP
Dari sekian banyak hal didunia ini ada hal yang sama sekali tak ingin ku kenang dalam hidupku yaitu ayah dan bunda.Terdengar keji memang bahkan terkesan aku tidak tahu diri.ketika semua orang bahagia dengan kehadiran ayah dan bundanya sebaliknya tidak begitu denganku.lingkaran gelap yang mengungkungku dalam pergelutan keluarga tak berujung aku hancur karenanya.Dekat sangat dekat tetapi kedekatan yang menyakitkan saat mereka berada 5cm dihadapanku tetapi untuk menyetuhnya saja aku tak bisa.Kehangatn dekapan ibu yang selalu temen - temanku katakn hanya angan belaka yang tak akan pernah kurasakan iya aku adalah 1 dari sekian banyak korban keluarga gagal.Betapapun hatiku berteriak aku menyayangimu ayah bunda tetap saja lingkaran gelap yang mereka cipta menghalangi indra mereka untuk memahami aku anaknya.
Ayah Bunda sampai kapan lingkaran hitam yang kalian cipta mengungkungku???
Tidakkah kalian iba??setiap darah yang mengalir ditubuhku adalah adalah tetesan darah yang berasal darimu.Jika kalian tak pernah menginginkanya akupun tak pernah meminta,lalu dimana letak kesalahanku??
Aku ingin berlari menghilang dari jangkauan sang waktu yang kian menyiksaku.setiap detik yang kulewati terasa begitu berat menderaku.Dari sekian banyak kesakitan yang ku alami kesakitan karena mu ayah bunda yang tak pernah kuingini.
AKU ANAKMU AYAH BUNDA SAMPAI KAPANPUN AKAN TETAP BEGITU
Ayah Bunda sampai kapan lingkaran hitam yang kalian cipta mengungkungku???
Tidakkah kalian iba??setiap darah yang mengalir ditubuhku adalah adalah tetesan darah yang berasal darimu.Jika kalian tak pernah menginginkanya akupun tak pernah meminta,lalu dimana letak kesalahanku??
Aku ingin berlari menghilang dari jangkauan sang waktu yang kian menyiksaku.setiap detik yang kulewati terasa begitu berat menderaku.Dari sekian banyak kesakitan yang ku alami kesakitan karena mu ayah bunda yang tak pernah kuingini.
AKU ANAKMU AYAH BUNDA SAMPAI KAPANPUN AKAN TETAP BEGITU
RUMAHKU
Ruamhku tak lagi ber atap,panas matahari dan basah air hujan tak lagi tertahan
Rumahku tak lagi berselimut kehangatan
Rumahku bukan tempat untuk ku tumpahkan air mata dan tawa
Rumahku hanya seonggok bangunan tanpa nyawa
Tiada lagi tempat berlindung.tiada lagi yang tersisa
Tiada lagi telinga yang akan mendengar kisahku
Kehangatanya,bahaguanya hanya serpihan kenanangan usang bak fatamorgana
Kini yang tersisa hanya ungkapan amarah,cambuk kecewa dan dengki tak berujung
Mata hati dan telinga telah kebas
Tawa dan tangis tak lagi sanggup kurasa
Aku patung bernyawa yang tak lagi memiiki indra
Runahku hanya susunan papan yang tak berguna
Rumahku tak lagi berselimut kehangatan
Rumahku bukan tempat untuk ku tumpahkan air mata dan tawa
Rumahku hanya seonggok bangunan tanpa nyawa
Tiada lagi tempat berlindung.tiada lagi yang tersisa
Tiada lagi telinga yang akan mendengar kisahku
Kehangatanya,bahaguanya hanya serpihan kenanangan usang bak fatamorgana
Kini yang tersisa hanya ungkapan amarah,cambuk kecewa dan dengki tak berujung
Mata hati dan telinga telah kebas
Tawa dan tangis tak lagi sanggup kurasa
Aku patung bernyawa yang tak lagi memiiki indra
Runahku hanya susunan papan yang tak berguna
SANG PERINDU
Betapapun aku merindu aku hanyalah kertas usang yang terbuang
Tinta emas yang pernah kau ukir diatasnya kini tak ubahnya hanya coretan tak bermakna
Betaapun indahnya bunga krisan yang dulu kau tanam kini hanyalah ilalang sepi tak berteman
Aku pernah meneguk manisnya madu cinta yang kau tuang aku terlena karnanya
Tak pernah kusadari itu hanyalh pemanisnya semata dan bukan madu yang sesungguhnya
Kini setelah aku mengerti aku telah terjatuuh terlalu dalam
Aku kecewa aku terluka karenanya
Namun betapun aku menaruh dendam aku takkan pernah sanggup menepisnya
Menepis cinta yang telah terlanjur tertanam dan berakar dijiwa
Tinta emas yang pernah kau ukir diatasnya kini tak ubahnya hanya coretan tak bermakna
Betaapun indahnya bunga krisan yang dulu kau tanam kini hanyalah ilalang sepi tak berteman
Aku pernah meneguk manisnya madu cinta yang kau tuang aku terlena karnanya
Tak pernah kusadari itu hanyalh pemanisnya semata dan bukan madu yang sesungguhnya
Kini setelah aku mengerti aku telah terjatuuh terlalu dalam
Aku kecewa aku terluka karenanya
Namun betapun aku menaruh dendam aku takkan pernah sanggup menepisnya
Menepis cinta yang telah terlanjur tertanam dan berakar dijiwa
Langganan:
Komentar (Atom)