Selasa, 24 Maret 2015

Bertahun-tahun hatiku terkunci dari rasa sakit tak seorangpun pernah meihat kristal bening luruh dari mataku
Bertahun-tahun tembok yang ku bangun begitu kokoh hingga tak satupun orang pernah menembusnya
Aku pernah mati sekali,mati karena rasa sakit hingga tak sekalipun aku mampu menangis meskipun aku ingin melakukanya

Dulu
Dulu sekali aku pernah merasakan luka yang sangat dalam lebih tepatnya bukan pernah tapi masih seolah rasa sakit seperti makanan untukku hingga hatiku sampai dibatasnya dibatas dimana ia mati dan tak sanggup merasakan apapun lagi
Hingga setiap kali aku tersakiti aku hanya mampu tertawa,menertawakan diriku yang menyedihkan,miris memang.

Hari itu aku masih ingat hari dimana aku bertemu kamu,aku fikir tak akan pernah ada satu orangpun yang akan menyadari batapa aku rapuh,tapi ternyata kamu mampu menembus dinding kokoh yang kubangun kamu mampu menembus mataku dan melihat luka itu
Untuk yang pertama kalinya setelah bertahun-tahun akhirnya aku menagis dipelukanmu menumpahkn semua sesak dihatiku
Aku bahagia bersamamu,berada ddisampingmu membuatku kembali menemukan dunia ku yang pernah hilang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar